LENTERA
malam kedua setelah sabit pertama saat langit menampakkan senyumannya
disisi taman kota ditemani hiruk pikuk kehidupan
sejenak aku berfikir, alangkah cantiknya menjadi kembang api
terlihat indah dan menawan memberikan kebahagiaan bagi siapapun yang menyaksikan
namun, bukankah kecantikannya hanya diawal?
saat sang bunga api meluncur apik menghiasi gelapnya malam
dengan berbagai keriuhan yang membuatmu tersenyum dan bersorak
dan setelahnya, saat dia menghilang kau pun turut meninggalkannya lalu berpaling
tipuan!
maka jadilah aku lentera
walaupun hanya seberkas cahaya remang namun dapat menuntunmu sepanjang malam
menemanimu berpijak dalam kegelapan
tak perlu kutampakkan keriuhan karna ku yakin kau tak membutuhkannya
lalu kuberikan kenyamanan didampingi kunang-kunang terbang silih berganti goreskan senyum diwajahmu
senyum yang kan selalu kurindu
sampai saatnya fajar datamg menjemput
dan sang lentera harus kembali meredup
posted under |
0 Comments
Semarang, Venetie van Java
Udah pusing ama tugas kuliah?
Atau udah semakin penat lihat kerjaan yang tiap hari makin numpuk dan numpuuuk
aja? Pengen kliburan? Tapi dompet
tipis? Haha, jangan kuatir guys, liburan kan gak perlu mahal-mahal, asalkan
ada niat dan kemauan tempat-tempat disekitar kita juga bisa kok jadi pelepas
penat dan suntuk.
Buat kalian kalangan super duper
sibuk dan ga punya banyak waktu luang, aku ada beberapa referensi ‘tempat main’
yang bagus, ga jauh-jauh amat, bisa dijelajahi dalam sehari dan tentunya hemat.
W E L C O M E T O S E M A R A N G
Semarang yang merupakan ibukota
dari Provinsi Jawa Tengah menyimpan potensi pariwisata yang sangat menarik.
Transportasi menuju tempat-tempat pariwisatanya juga gampang banget dijumpai
disana. Untuk bisa sampai Semarang kamu bisa naik apa aja, karena domisili saya
di daerah Surakarta dan sekitarnya, so saya lebih memilih naik kereta api
soalnya enak dan nggak usah capek-capek tinggal duduk trus nyampe deh.
Start dari Stasiun Solo-Balapan JAM 05.30 pake
kereta api Kalijaga, cukup bayar Rp. 10.000,- (kalo masih promo yaa) ntar
kalian bisa turun di Stasiun Tawang sekitar jam 08.00. Kalo saran dari aku,
mending kalian berangkatnya pagi ya, biar bisa muter-muter agak lama disana.
Sampai di Stasiun Tawang tujuan pertama yang bisa kalian datengin yaitu Gereja Blendugh
dan Kota Lama. Naik apa? Haha, cukup jalan kaki sekitar 10 menit doang kok
guys, mumpung masih pagi sekalian olahraga. Arahnya: Kalian keluar dari Stasiun
Tawang, nyebrang trus belok kanan lurus terus, tar disana ada semacam kolam
gitu pokoknya ikuttin aja ya. Tar udah kelihatan kok atap gereja
bleduknya. Kalo kalian bingung bisa tanya ama orang-orang yang ada disekitar kalian,
hehe.
Disamping
Gereja Blendugh ada Taman Sri Gunting biasanya disana ada jasa sewa sepeda kuno
guys, lumayan buat foto-foto. Habis dari Gereja Blendugh ada kawasan kota Lama
disana lakian bisa foto” gaya Vintage gitu deh.
Lanjut
ke destinasi selanjutnya, Kuil Sam Poo Kong. Dari kawasan Kota Lama kalian bisa
naik Bus Trans Semarang (BTS) arah ke Dr. Karyadi cukup bayar 3.500, setelah
turun di halte Dr. Karyadi kalian jalan dikit sampai nemu perempatan, trus
belok kanan. Dari perempatan itu kalian bisa lanjut perjalanan naik angkot atau
jalan kaki, saran: kalo jalan kaki paling cuman 15 menit guys, tapi lebih mending
naik angkot cuman bayar 2.000 nggak usah panas-panasan. Dari jauh kuil Sam Poo
Kong udah kelihatan terang banget, soalnya warna dindingnya merah. Alamatnya: Jl.
Simongan Raya No. 129, Semarang. Harga tiket masuk : Rp 3.000,00 /orang, untuk
tiket masuk Area Kuil, Gua dan Gedung Batu : additional Rp. 20.000,00 /orang.
Buka mulai jam 06.00 - 23.00.
Dari
luar:
Dari dalam:
Gimana guys? tertarik buat dateng kesana? Kalo kalian ke Kuil Sam Poo Kong, jangan lupa bawa payung yaaah, soalnya dipelataran kuilnya tuh panas banget guys.
Lanjut
ke destinasi berikutnya, yaitu Lawang Sewu untuk ke Lawang Sewu kalian bisa naik angkot kuning dari depan Kuil Sam Poo Kong, cukup dengan membayar 3.000/orang kalian bakal dianterin sampai ke Lawang Sewu. Lawang Sewu adalah gedung sekolah
kereta api pada jaman pemerintahan Belanda. Banyak yang bilang, rasanya kurang
lengkap kalo ke Semarang tapi nggak mampir ke Lawang Sewu.
bagian dalam Lawang Sewu
Namun Lawang Sewu
juga memiliki masa kelam pada saat pendudukan tentara Jepang. Dimana banyak
masyarakat yang dibantai dimana mayatnya di buang di sungai tepat disamping
Lawang Sewu, bahkan menurut pemandu setempat mayat tersebut tanpa kepala, dan
kepalanya dikubur di halaman depan Lawang Sewu, dimana terdapat seonggok tugu
untuk mengenangnya, ada lagi di salah satu ruangan dilantai tiga yang terdapat
palang – palang besi digunakan untuk mengantung masyarakat yang anti penjajah,
memang suasana mistis sangat terasa di setiap ruangan, sebaiknya tidak sendiri
pada saat menyusuri Lawang Sewu, gunakanlah pemandu setempat dengan tarif Rp
10.000 – 15.000, atau mau lebih menantang lagi, wisata Lawang Sewu menawarkan
wisata malam yang memacu adrenalin mulai pukul 19.30 – 24.00 bagi kamu – kamu
yang bernyali tinggi .
Aduh, agak ngeri sih kalo nulis tentang lawang sewu ini.
Lawang Sewu buka dari jam 07.00 – 21.00, dengan harga tiket masuk untuk dewasa Rp.
10.000,- : pelajar Rp. 5.000,- : anak
anak Rp. 5.000,-.
ini dia fotonya:
Udah capek guys? pengen cari makan? Kalo masalah makan itu selera kalian sih
guys, sebenernya di daerah sekitar Lawang Sewu ada warung-warung penjual makanan. Kalo mau lebih hemat mending kalian bawa bekal sendiri aja dari rumah, hehehe. Atau kalo nggak kalian pergi ke pusat jajanan di Semarang yang ada di daerah Simpang Lima. Untuk ke Simpang
Lima kalian bisa jalan kaki aja kok guys. Cuman kalo siang hari Simpang Lima
panas banget guys, kalo mau ngadem dideket Simpang Lima ada Mall Citraland, kalo mau sholat didepan Mall Citraland ada Masjid Baiturrahman.
Simpang Lima kalo sore hari:
(maaf yaah, kalo Simpang Lima aku gak sempet foto, jadi 2 foto diatas aku ambil dari Google, hehehe)
Abis dari Simpang Lima, saatnya untuk perjalanan pulang. Kalian cukup naik BTS jurusan ke ungaran. Sepanjang perjalanan ke Ungaran kalian bakal disuguhi jalanan Semarang yang berkelok-kelok. Kalo masih ada waktu, kalian bisa mampir ke Cimory guys. Dari Ungaran kalian bisa naik bus arah ke Solo, kalo pas hari-hari biasa kalian cukup bayar 20.000, tapi kalo pas hari libur harganya naik jadi 30.000.
Saran dari aku:
Kalo mau travelling mending kalian pake kaos aja, biar nggak gerah guys. Jangan lupa bawa payung yaaah, soalnya kalo siang panas banget :D, bawa minum dan yang paling penting siapkan pasukan yang banyak. ajak temen-temenmu sebanyak mungkin, biar perjalanan kalian jadi lebih seru dan menyenangkan :)
Semoga perjalana kalian menyenangkan guys, Salam travelling yups
posted under |
0 Comments
Bebas
'j e n d e l a'
rangka persegi dilapisi jeruji
dilingkari materi transparan yang mementulakan kenyataan
kilauan cahaya bak
memaksa menembus memasuki setiap celah yang menghadang
memberikan kedamaian dan kelembutan bagi hati yang hampa
aku ingin berada diluar sana
bergabung dengan hembusan angin
yang diam-diam berpesta pora bersama awan
mengundang jutaan burung kecil untuk bergabung bersamanya
diiringi kicauan sederhana
namun dapat mengusir segala rasa gundah gulana
sejenak mereka lupakan riuhnya kehidupan dan segala macam problema
hanya ingin bebas, lepas, tanpa batas, tanpa tekanan
awan pun seakan tak peduli mendung kilat guntur dan badai yang kapanpun datang berkunjung
burung kecil yang bernyanyi pun seakan terlarut tak hiraukan tatapan elang yang siap tuk menerkam dan mencabiknya
itulah saat dimana hidup terasa begitu indah
damai yang kurasakan saat aku berkhayal
menembus jendela yang membentengiku
untuk lebih mengakrabkan diri
pada dunia yang tak akan selalu mudah dihadapi
posted under |
0 Comments
Filosofi bunga matahari
Apa kau tau filosofi bunga matahari?
Dia hanya memandang ke arah satu bintang,
:
M a t a h a r i
Sama seperti mata yang merajuk ke hati ini
Hanya memandang ke arah satu bintang, :
K a m u
Apa kau tahu cemburu ini?
Saat sang Matahari memilih memberikan
sejuta sinarnya
Untuk mawar yang selalu terlihat rapuh
walau duri melindunginya dari segala sisi
Tidakkah dia menyadari?
Disana, ada satu bunga yang selau setia
dan tanpa lelah mengikuti setiap pancaran sinarnya yang memilaukan
Apa kau tahu sakit ini?
Saat bunga Matahari yang nyaris mekar
sempurna dan siap memberi keceriaan bagi dunia
Tapi, matahari hanya diam dan seakan acuh
memandanginya
Tapi dia hanya bisa diam dan berharap ada
kesempatan lain baginya
Mengagumi, melihat, dan menanti
Untuk dapat menyapa dan membagi sedikit
senyum keceriaan yang dia punya
Apa kau tahu sesak ini?
Saat sang bunga berharap dapat hidup
bersama Matahari
Namun seperti yang kau dapat rasakan
Tidak ada ruang dalam matahari
Matahari yang besar dan indah itu,
hanyalah bagaikan lukisan maya ciptaan Tuhan yang paling sempurna
Sekali kau memelukknya, rasa sakit yang
mendalam yang dapat kau rasakan
Karna kau tahu Matahari tak tercipta
untukmu
Disini..
Bunga Mataharipun akan selalu tersenyum
sendiri
Menunggu, setiap fajar yang datang
bersama sang Matahari
Dan berharap tiada awan mendung yang
mengiringi
Mengagumi, betapa cantikknya sang
Matahari
Dan berharap pagi ini dapat lebih ceria
dari kemarin
Dibalut dengan seberkas sinar yang
menyentuh permukaan bumi
Menghangatkan hati yang sepi dan dingin
karena malam selalu datang
Menundukkan si Bunga atas pandangan yang
memilukan
Karena Matahari lebih memberikan pantulan
sinarnya untuk sang Bulan
Membuat Bunga Matahari merasa sendiri
dalam sunyinya malam..
posted under |
0 Comments
Wisata Strawberry “Petik sendiri” di Tanah Cemoro sewu
Setelah sepekan bergemilut dengan
susana perkuliahan yang super padat dan melelahkan, sekaranglah saatnya melepas
kepenatan dengan berkunjung ke salah satu objek pariwisata terkenal di
Tawangmangu. Sebut saja Cemoro Sewu, jaraknya sekitar 60km jika ditempuh dari daerah
Kentingan, Solo. Cemoro Sewu terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah
dan Jawa Timur.
Walaupun waktu telah begitu siang
dan matahari bersinar terik menyilaukan pandangan, akan tetapi suasana di
daerah Cemoro sewu tetap terasa sejuk dan dingin karena terkadang angin gunung
datang menghembus. Bukan itu saja yang pengunjung dapatkan, keindahan alam yang
berada disekitar kawasan Cemoro Sewu memang begitu eksotis. Tebing menjulang
tinggi dihiasi dengan rimbunnya hutan cemara. Jurang dalam yang diselimuti
semak belukar tak terurus namun dapat terlihat pesonanya. Dan tak luput
disepajang jalanan menuju Cemoro Sewu
dapat ditemukan banyak penjual makanan dan minuman, seperti: jagung
bakar, satay kelinci, cilok, dsb.
Jika anda penyuka buah Strawberry, kawasan
Cemoro Sewulah tempat paling cocok untuk dikunjungi. Strawberry merah nan segar
dijajakan juga disepajang jalanan menuju Cemoro Sewu. Atau jika anda ingin
menikmati segarnya strawberry langsung dari pohonya, kawasan ini juga
menyediakan ladang khusus bagi para pengunjung.
“kami menyediakan fasilitas bagi para
pengunjung yang ingin mengincipi Strawberry langsung petik dari pohonnya.”
Tukas Sri, pemilik kebun yang mengawasi dan melayani pengunjung yang berkunjung
kekebunnya.
Dengan
bersenjatakan gunting dan keranjang, pengunjung dibebaskan memetik setiap
strawberry yang ada di kebun Sri. Mereka dapat memetik strawberry dengan
ketentuan yakni harus membayar Rp 50.000,00 per kilonya. Strawberry yang di
petik juga tidak boleh sembarangan, harus yang sudah merah dan tidak busuk.
Pengunjung juga diperolehkan untuk makan strawberry langsung ditempatnya tanpa
membayar. Tidak hanya strawberry saja yang dapat ditemukan di kebun Sri, tapi
disana juga terdapat tanaman wortel dan juga bawang.
Jadi bagi para pecinta buah merah nan
imut ini, jangan pernah lewatkan untuk berkunjung ke kebun strawberry milik Sri
yang letaknya disebelah barat jalur pendakian Cemoro Sewu, Selamat berburu
strawberry.
Meganisa, 13 Oktober 2013
posted under |
0 Comments
Langganan:
Komentar (Atom)







Recent Comments