Filosofi bunga matahari
Apa kau tau filosofi bunga matahari?
Dia hanya memandang ke arah satu bintang,
:
M a t a h a r i
Sama seperti mata yang merajuk ke hati ini
Hanya memandang ke arah satu bintang, :
K a m u
Apa kau tahu cemburu ini?
Saat sang Matahari memilih memberikan
sejuta sinarnya
Untuk mawar yang selalu terlihat rapuh
walau duri melindunginya dari segala sisi
Tidakkah dia menyadari?
Disana, ada satu bunga yang selau setia
dan tanpa lelah mengikuti setiap pancaran sinarnya yang memilaukan
Apa kau tahu sakit ini?
Saat bunga Matahari yang nyaris mekar
sempurna dan siap memberi keceriaan bagi dunia
Tapi, matahari hanya diam dan seakan acuh
memandanginya
Tapi dia hanya bisa diam dan berharap ada
kesempatan lain baginya
Mengagumi, melihat, dan menanti
Untuk dapat menyapa dan membagi sedikit
senyum keceriaan yang dia punya
Apa kau tahu sesak ini?
Saat sang bunga berharap dapat hidup
bersama Matahari
Namun seperti yang kau dapat rasakan
Tidak ada ruang dalam matahari
Matahari yang besar dan indah itu,
hanyalah bagaikan lukisan maya ciptaan Tuhan yang paling sempurna
Sekali kau memelukknya, rasa sakit yang
mendalam yang dapat kau rasakan
Karna kau tahu Matahari tak tercipta
untukmu
Disini..
Bunga Mataharipun akan selalu tersenyum
sendiri
Menunggu, setiap fajar yang datang
bersama sang Matahari
Dan berharap tiada awan mendung yang
mengiringi
Mengagumi, betapa cantikknya sang
Matahari
Dan berharap pagi ini dapat lebih ceria
dari kemarin
Dibalut dengan seberkas sinar yang
menyentuh permukaan bumi
Menghangatkan hati yang sepi dan dingin
karena malam selalu datang
Menundukkan si Bunga atas pandangan yang
memilukan
Karena Matahari lebih memberikan pantulan
sinarnya untuk sang Bulan
Membuat Bunga Matahari merasa sendiri
dalam sunyinya malam..

0 komentar:
Posting Komentar